Rabu, 07 Juli 2010

Kenapa Kita Menggigil, Telinga Berdengung, Mata Berkedut, dan Sebagainya




Ada beberapa hal yang aneh yang dilakukan oleh tubuh kita. Pasti deh kamu pernah bertanya : kenapa ya mataku berkedut, telingaku berdenging, dan lain-lain. Untuk menjawab keingintahuan kamu itu, kita Tanya aja deh sama Dr. Eric Plasker, pengarang buku The 100 Year Lifestyle.

Kedutan Mata
Kedutan mata yang serius bisa merupakan gejala gangguan syaraf. Namun pada umumnya kedutan mata hanyalah akibat stress, kurang tidur, atau terlalu lama menatap dan jarang berkedip. Atasi kedutan mata dengan menurunkan kadar stress, mengurangi kafein, dan tidur cukup.

Cegukan
Jika kamu sering cegukan, perlambanlah ritme makan dan minum kamu. Minum dan makan ngebut membuat perut kembung. Akibatnya diafragma terganggu, berkontraksi lalu muncullah bunyi cegukan. Kamu mungkin juga cegukan dalam situasi  emosional atau jika tubuh kamu mengalami perubahan suhu mendadak.

Menguap
Jika tubuh kamu kekurangan oksigen, mulut kamu otomatis bakal terbuka lebar dan berusaha memasukkan oksigen ke dalam tubuh. Menguap adalah cara untuk mengatur jumlah karbondioksida dan oksigen di dalam darah. Percuma kamu berusaha untuk menahan dorongan untuk menguap.

Gatal-Gatal
Menurut Dr. Eric Plasker, kulit kita gatal-gatal karena kekeringan akibat kondisi lingkungan atau akibat terlalu sering membersihkan kulit. Air dan sabun kan bisa mengikis minyak alami. Jika kulit terasa gatal, cepat oleskan pelembab. Krim wajah atau krim badan bisa mengatasinya kok. Kendalikan pula kekeringan dengan menggunakan sabun yang mengandung bahan pelemba.jika kulit kamu masih menunjukkan ruam-ruam yang terasa gatal, mungkin sekali itu merupakan raksi alergi terhadap zat kimia, tumbuhan, makanan, binatang atau obat. Periksa ke dokter deh biar cepat teratasi.

Menggigil
Mengigil itu kedutan otot, di sekujur tubuh kamu merosot terlalu drastis. Dengan menggigil, tubuh berusaha mengeluarkan panas. Satu-satunya cara meredakannya adalah dengan menghangatkan tubuh.

Merinding
Ketika tubuh kedinginan atau kamu takut setengah mati, pasti deh bulu kuduk kamu tegak dan kamu pun merinding. Bintik-bintik di sekitar bulu di tubuh kamu itu terjadi ketika arrector pili (otot kecil yang menghubungkan kantong rambut dengan kulit) berkontraksi dan rambut yang semula terkulai pun menjadi tegak.

Batuk
Batuk tidak lain mekanisme yang digunakan tubuh untuk mengeluarkan benda asing. Ada sel-sel khusus di sepanjang saluran pernafasan yang mengenali benda asing pengganggu dan mendorongnya keluar. Flu biasa, infeksi sinus, dan radang paru-paru membuat tubuh memproduksi banyak sekali lender. Nah, lender itu memicu batuk. Merokok dan asma juga cenderung mengganggu sel. Guna meringankan batuk, olahragalah dengan teratur dan praktekkanlah postur tubuh yang baik agar rongga udara terus terbuka lebar.

Perut Keroncongan
Bersamaan dengan mengalirnya menimbulkan bebunyian. Bahasa ilmiah untuk perut keroncongan adalah “borborygmi” atau “stomach rumble” dalam bahasa Inggris. Perut setiap orang mengeluarkan bebunyian saat mencerna. Namun jika suara itu keroncongan di perut kamu sangat heboh, satu sendok the minyak zaitun (olive oil) atau herbal tea dengan jeruk limau bisa meredakan kok.

Salah Urat
Kejang otot tiba-tiba yang sangat menyakitkan bisa diakibatkan  beberapa hal, termasuk diantaranya dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit akibat olahraga keras. Setelah lari berjam-jam atau olahraga keras, teguklah minuman olahraga agar system tubuh kamu berjalan mulus. Jalanlah berputar-putar untuk meredakan salah urat.

Keram
Jika anggota tubuh kamu terus-menerus menerima tekanan (misalnya ketika kamu duduk diatas kaki atau menyandarkan kepala pada satu lengan), tekanan itu meremas jalan syaraf sehingga syaraf berebut mengirimkan pesan kepada otak. Pesan yang campur-baur itu membuat kamu kehilangan sensasi pada bagian tubuh yang tertekan karena otak kesulitan menyampaikan apa yang harus dilakukan oleh tubuh. Guna menghindari kram, hindari duduk atau tidur dengan posisi menekan syaraf.

Mata Berkunang-Kunang
Jika kamu berdiri terlalu cepat, kamu akan menderita tiupan pada kepala atau terserang migren. Mungkin sekali kamu jadi berkunang-kunang karena tekanan darah naik ke berbagai bagian tubuh. Secara umum kunang-kunang itu akan hilang dalam hitungan detik kok. Jika tidak juga hilang, mungkin ada robekan kecil pada gumpalan darah beku di retina kamu.

Ledakan Telinga
Tuba Eustachius di bagian dalam telinga bertanggung jawab mempertahankan tekanan seimbang pada kedua sisi gendang telinga kamu. Jika kamu mengalami perubahan ketinggian yang sangat cepat (misalnya saat pesawat lepas landas atau naik lift di gedung yang sangat tinggi), Tuba Eustachius menjadi terbuka guna melepaskan tekanan dan kamu pun bagai mendengar suara ledakan. Untuk membuka Tuba Eustachius itu (dan “meledakkan” telinga), tekanlah cuping hidung sambil menghembuskan udara dengan kuat melalui hidung.

Bersin
Bersin terjadi ketika tubuh kamu berusaha mengeluarkan benda asing dan mengganggu dari rongga hidung. Jika kamu menderita alergi, serbuk atau bulu hewan biasanya mengakibatkan kamu bersin bersin. Jika kamu flu, tubuh kamu memproduksi lender guna menangkap virus lalu bersin membantu mengeluarkannya dari tubuh.

Kuping Berdengung
Tinnitus atau kuping berdengung bisa terjadi karena dua hal. Jika kuping kamu kemasukan air atau kamu menderita infeksi di bagian tengah telinga, kamu mungkin mendengar suara berdengung. Namun penyebab yang lebih umum adalah kerusakan ujung mikroskopik pada syaraf-syaraf pendengaran. Ini biasanya terjadi jika kamu terpapar suara yang terlalu nyaring. Guna menghindari kerusakan permanen, gunakan penyumbat telinga saat menghadiri konser atau acara olahraga serta memotong rumput.                                                                                     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar